I Love Monday or I hate Monday?
Berapa banyak diantara Anda, yang merasa segar bangun pagi di hari senin, dan bersemangat untuk pergi bekerja? Mungkin tak banyak yang seperti itu. Kalaupun ada mungkin karena, pertama, hari libur Anda justru hari selasa. Kedua, mungkin karena Anda seorang jomblo, dan di kantor sedang ada anak magang baru?
Konon, kita merasa masih ngantuk dan kurang semangat berangkat ke kantor lantaran jam biologis kita yang cerdas. Tidak sedikit 'kan yang bangun siang saat weekend. Nah, saat itulah jam biologis kita menyetel ulang alarmnya. Kalau kita bangun tidur saat weekend jam 8 misalnya, maka tubuh akan berontak ketika Anda ajak untuk bangun jam 6. Sangat wajar 'kan?
Namun, semuanya bisa terjadi lantaran sisi psikis kita. Kejenuhan bisa jadi yang menyebabkan [agak] malas-malasan untuk berangkat kerja di hari senin. Banyak khan yang sudah terjangkit pernyakit 14(empatbelas) P. Pergi Pagi Pulang Petang Pinggang Pegal Pegal Penghasilan Pas-Pasan Potong Pajak Potong Pinjaman. Tidak perlu malu mengakui kalau itu terjadi pada Anda. Saya pun begitu.
Nah, celakanya cuma sedikit dari kita berusaha memutus rantai 14 P. Suka tidak suka 14 P sudah menyatu dengan zona kenyamanan kita. Tolok ukurnya gampang saja, mau nggak melakukan sesuatu yang berbeda dari 14 P tadi? Kalau Anda mau tapi tidak bergerak melakukannya, itu sama saja Anda nggak mau lepas dari yang pergi pagi pulang petang...
Lucunya adalah, seringkali kita mendapati banyak orang yang ingin punya sesuatu yang berbeda. Lebih bebas waktu, financial freedom. Tidak sedikit yang ingin melepaskan belenggu 14 P, tapi tidak banyak yang mau melakukan sesuatu yang berbeda. Kenapa? karena 14 P sudah menjadi zona kenyamanan kita. Yang namanya zona kenyamanan memang sulit dilepas. Kata orang bijak "sudah duduk lupa berdiri."
Coba evaluasi diri Anda, apakah Anda termasuk orang yang ingin menjadi sesuatu yang berbeda tapi enggan melakukan hal yang tidak sama seperti yang Anda tekuni saat ini?. Bila jawabannya ya? hati hati menurut sahabat saya, itu adalah salah satu tanda-tanda kegilaan. Pengen sesuatu yang berbeda tapi tetap melakukan hal yang sama.
Nah lho... Anda tidak mau dituduh menjadi seorang yang agak agak gi... 'kan?
Konon, kita merasa masih ngantuk dan kurang semangat berangkat ke kantor lantaran jam biologis kita yang cerdas. Tidak sedikit 'kan yang bangun siang saat weekend. Nah, saat itulah jam biologis kita menyetel ulang alarmnya. Kalau kita bangun tidur saat weekend jam 8 misalnya, maka tubuh akan berontak ketika Anda ajak untuk bangun jam 6. Sangat wajar 'kan?
Namun, semuanya bisa terjadi lantaran sisi psikis kita. Kejenuhan bisa jadi yang menyebabkan [agak] malas-malasan untuk berangkat kerja di hari senin. Banyak khan yang sudah terjangkit pernyakit 14(empatbelas) P. Pergi Pagi Pulang Petang Pinggang Pegal Pegal Penghasilan Pas-Pasan Potong Pajak Potong Pinjaman. Tidak perlu malu mengakui kalau itu terjadi pada Anda. Saya pun begitu.
Nah, celakanya cuma sedikit dari kita berusaha memutus rantai 14 P. Suka tidak suka 14 P sudah menyatu dengan zona kenyamanan kita. Tolok ukurnya gampang saja, mau nggak melakukan sesuatu yang berbeda dari 14 P tadi? Kalau Anda mau tapi tidak bergerak melakukannya, itu sama saja Anda nggak mau lepas dari yang pergi pagi pulang petang...
Lucunya adalah, seringkali kita mendapati banyak orang yang ingin punya sesuatu yang berbeda. Lebih bebas waktu, financial freedom. Tidak sedikit yang ingin melepaskan belenggu 14 P, tapi tidak banyak yang mau melakukan sesuatu yang berbeda. Kenapa? karena 14 P sudah menjadi zona kenyamanan kita. Yang namanya zona kenyamanan memang sulit dilepas. Kata orang bijak "sudah duduk lupa berdiri."
Coba evaluasi diri Anda, apakah Anda termasuk orang yang ingin menjadi sesuatu yang berbeda tapi enggan melakukan hal yang tidak sama seperti yang Anda tekuni saat ini?. Bila jawabannya ya? hati hati menurut sahabat saya, itu adalah salah satu tanda-tanda kegilaan. Pengen sesuatu yang berbeda tapi tetap melakukan hal yang sama.
Nah lho... Anda tidak mau dituduh menjadi seorang yang agak agak gi... 'kan?


0 Comments:
Post a Comment
<< Home